Salah satu kesalahan paling umum trader pemula Indonesia: masuk posisi tanpa hitung dulu. Berapa potensi loss? Berapa lot yang cocok? Berapa fee broker yang akan dipotong? Kalau ARA hari ini, berapa harga max? Kalau dividen Rp 50, berapa tax-nya?
TraderTekno sediakan 9 kalkulator saham gratis online untuk jawab semua pertanyaan itu. Gratis tanpa register. Buka di browser (desktop atau mobile), isi angka, dapat hasil.
Artikel ini panduan lengkap apa saja 9 kalkulator kami + kapan masing-masing kalkulator berguna.
1. Kalkulator Profit/Loss Saham
URL: /tools/kalkulator-profit-loss
Gunanya: hitung potensi profit atau loss dari trade tertentu. Input: harga beli, harga jual, jumlah lot, fee broker (opsional). Output: gross profit, net profit (setelah fee), ROI dalam persen.
Kapan pakai: sebelum jual. Ketikkan skenario exit (misal harga naik 5%) untuk lihat apakah reward cukup menutup risiko + fee.
2. Kalkulator Position Sizing
URL: /tools/kalkulator-position-sizing
Gunanya: tentukan berapa lot saham yang sesuai dengan toleransi risiko Anda. Input: modal total, % risiko per trade (biasanya 1-2%), jarak stop loss. Output: jumlah lot max yang aman.
Kapan pakai: paling penting — wajib pakai sebelum eksekusi trade. Position sizing = satu-satunya cara pastikan 1 trade rugi tidak menghabiskan modal. Tagline TraderTekno: “Amankan modal dulu, cuan ikut.” Kalkulator ini adalah inti dari prinsip itu.
3. Kalkulator ARA / ARB (Auto Reject Atas / Bawah)
URL: /tools/kalkulator-ara-arb
Gunanya: hitung harga maksimum (ARA) atau minimum (ARB) saham Anda untuk hari ini berdasarkan peraturan IDX. Input: harga referensi + tier saham (ARA 35% / 25% / 20% tergantung harga). Output: batas atas + batas bawah hari itu.
Kapan pakai: cek kemungkinan ARA/ARB saham volatile. Misal saham tipis gorengan yang naik cepat — kalkulator ini kasih tau berapa harga max hari itu sebelum kena auto-reject.
4. Kalkulator Fee Broker
URL: /tools/kalkulator-fee-broker
Gunanya: hitung total fee broker yang dibayar saat beli + jual saham. Fee tipikal: 0,15%-0,25% buy + 0,25%-0,35% sell (sudah termasuk pajak). Input: harga + jumlah lot + persentase fee broker Anda. Output: fee buy, fee sell, total fee.
Kapan pakai: saat bandingkan broker atau pastikan trade Anda masih profitable setelah fee. Banyak trader pemula lupa hitung fee dan kaget saat net profit kecil karena margin tipis dimakan fee.
5. Kalkulator ROI (Return on Investment)
Gunanya: hitung return persentase dari investasi. Input: modal awal + nilai akhir + durasi (opsional untuk annualized ROI). Output: ROI absolut + ROI tahunan.
Kapan pakai: evaluate performa portofolio vs benchmark. Kalau ROI Anda 10% setahun tapi IHSG naik 15%, Anda underperform — perlu adjust strategi.
6. Kalkulator Dividen Saham
URL: /tools/kalkulator-dividen
Gunanya: hitung dividen bersih yang akan diterima setelah dipotong pajak (10% PPh final). Input: DPS (Dividend Per Share), jumlah lot. Output: dividen gross, pajak, dividen net.
Kapan pakai: saat emiten umumkan dividen. Pakai kalkulator ini untuk proyeksi passive income dari saham dividen seperti BBRI, BMRI, atau TLKM.
7. Kalkulator Average Down
URL: /tools/kalkulator-average
Gunanya: hitung harga rata-rata baru setelah nambah posisi di harga lebih rendah (average down) atau lebih tinggi (average up). Input: harga + lot existing, harga + lot tambahan. Output: harga average baru + total lot.
Kapan pakai: strategi cost averaging. Hati-hati — averaging down saham yang terus turun bisa bikin modal habis. Kombinasikan dengan position sizing + analisis fundamental.
8. Kalkulator Zakat Saham
URL: /tools/kalkulator-zakat-saham
Gunanya: hitung zakat dari portfolio saham per prinsip syariah. Input: nilai portofolio, nilai nisab, sudah capai haul? Output: zakat yang wajib dibayar (2,5%).
Kapan pakai: tahunan, untuk trader muslim. TraderTekno menyediakan kalkulator ini spesifik untuk konteks saham Indonesia + prinsip zakat mal.
9. Kalkulator Risiko-Imbalan (Risk:Reward)
URL: /tools/kalkulator-risk-reward
Gunanya: hitung rasio risiko-imbalan dari setup trade. Input: entry, stop loss, target. Output: rasio R:R + rekomendasi (minimal 1:2 untuk setup yang worth).
Kapan pakai: sebelum entry. Kalau R:R < 1:2, skip trade itu — asymmetric risk in your favor is baseline rule profesional trader.
Kenapa 9 Kalkulator Ini Gratis?
TraderTekno bisnis model berbasis subscription tier. Free tier + Pro (Rp 149.000/bulan). Kalkulator-kalkulator ini sengaja kami gratiskan tanpa register karena:
- Tools dasar wajib — Trading tanpa hitung dulu = gambling. Setiap trader pemula harusnya pakai position sizing + risk-reward + fee kalkulator. Barrier akses kalkulator seharusnya nol.
- Edukasi = distribusi — kami percaya trader yang paham hitung-hitungan akan jadi pengguna yang lebih stabil jangka panjang. Dia lebih mungkin upgrade ke Pro kalau platform analisis AI kami helpful setelah mereka punya fundamental manajemen risiko.
- SEO + trust signal — 9 kalkulator gratis berkualitas = reputasi kami sebagai platform educational serius, bukan cuma signal-pushing yang agresif.
Cara Pakai — 1 Klik, Tanpa Register
Tiap kalkulator adalah halaman standalone di /tools. Klik, isi angka, dapat hasil. Tidak perlu bikin akun. Tidak perlu install app.
Bookmark halaman kalkulator yang sering Anda pakai — position sizing + risk-reward + fee broker adalah set minimum yang wajib diulang sebelum tiap trade.
Kombinasi dengan Analisis AI
Kalkulator kami standalone — Anda tidak perlu akun TraderTekno untuk pakai. Tapi kalau Anda mau sinyal analisis saham AI harian juga, register gratis untuk dapat 5 saham IDX dianalisis AI setiap hari kerja (BBRI, TLKM, GOTO, ANTM, BRIS).
Workflow yang kami sarankan:
- Buka dashboard TraderTekno — lihat sinyal hari ini (mis. BBRI NAIK 75%)
- Buka kalkulator position sizing — hitung lot yang aman sesuai modal
- Buka kalkulator risk-reward — pastikan setup minimal 1:2
- Buka kalkulator fee — pastikan profit potensial menutup fee
- Eksekusi di broker pilihan Anda (kami bukan broker, kami analisis)
4 tools untuk 1 keputusan trade. Semua gratis.
Kalau Masih Pemula — Mulai dari Mana?
Prioritas belajar pakai kalkulator untuk trader pemula:
- Position sizing — wajib pertama. Tanpa ini, 1 trade rugi bisa hapus 50% modal.
- Risk-reward — wajib kedua. Tanpa ini, Anda akan profit kecil + rugi besar → net rugi.
- Fee broker — cegah lupa margin. Banyak trader baru kaget saat net profit < expected karena fee.
- Profit/loss — evaluate skenario exit sebelum masuk.
- Sisanya (ROI, dividen, average, zakat, ARA/ARB) — situasional, pakai saat relevan.
“Amankan modal dulu, cuan ikut” bukan cuma tagline — itu workflow operasional. 9 kalkulator ini adalah infrastruktur untuk workflow itu.
Buka Semua 9 Kalkulator Gratis →